UNS Siap Laksanakan SMPTN
http://www.suaramerdeka.com/smcetak/index.php?fuseaction=beritacetak.detailberitacetak&id_beritacetak=5549
* Keuangan Dikerjakan secara Swakelola
SOLO - Setelah terjadi pertemuan dengan 56 perguruan tinggi negeri (PTN) Senin lalu, yang dikoordinasi oleh Dirjen Dikti Depdiknas di Jakarta, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memastikan siap menggelar seleksi penerimaan mahasiswa baru. Sistem tersebut merupakan win-win solution bagi semua PTN.
“Kami telah bersepakat menggunakan satu sistem seleksi yang disebut Seleksi Mahasiswa Perguruan Tinggi Nasional (SMPTN). Semua pelaksanaan dan sistem yang dipakai sama dengan tahun lalu. Soal pengaturan keuangan sudah sesuai dengan ketentuan, sehingga ini merupakan win-win solution. Tak ada yang menang dan yang kalah,” jelas Rektor UNS Prof Dr dokter Syamsulhadi SpKJ(K), ketika ditemui sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (18/3).
Pengaturan keuangan yang dimaksud, terkait dengan pelaporan dana dari calon mahasiswa yang akan masuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Keuangan akan dikerjakan secara swakelola oleh tiap universitas. Keputusan penggabungan kembali semua PTN di seluruh Indonesia itu, lanjutnya, merupakan sikap negarawan dari masing-masing rektor untuk memikirkan yang terbaik bagi bangsa, terutama dalam persoalan tersebut.
Biaya Besar
Dia mengakui, seandainya dua sistem (SPMB dan UMPTN) itu berlaku semua, akan ada kesempatan yang lebih besar bagi para calon mahasiswa. Namun, lanjut dia, biaya yang harus dikeluarkan untuk keperluan itu juga menjadi lebih besar.
Didampingi Pembantu Rektor I Prof Dr Ravik Karsidi MS, dia menyebutkan, pendaftaran akan dilaksankan 2-3 Juli, mengikuti jadwal SPMB yang telah direncanakan sebelumnya. “Keputusan tersebut tidak memengaruhi persiapan seleksi. Pendaftaran rencananya akan mulai dibuka pada pertengahan Juli,” ujar rektor. Sementara itu, untuk perincian teknis, Syamsul belum bisa menjelaskan. Sebab, minggu depan, semua rektor PTN masih akan berkoordinasi dengan pihak Depdiknas lagi untuk membicarakan hal itu. (J6-71)
